Di zaman milenial sekarang sudah tidak asing lagi di telinga kita terdengar istilah 'mania game'. Kata tersebut sudah kerap digunakan oleh para orang tua yang melihat anak-anak mereka yang sangat menyukai bermain game ini hingga sampai merelakan atau melupakan waktu istirahat, telat makan, dan lain-lain. Game atau permainan yang dimainin pun memiliki ragam yang berbeda-beda. Mulai dari platform komputer, konsol, maupun di telepon pintar. Masalah ini sekarang sangat sering ditemukan dan kerap menjadi permasalahan di setiap keluarga yang memiliki anak-anak yang umurnya sedang beranjak dewasa.

Namun, harusnya masalah bukanlah masalah yang besar dan mudah diselesaikan dengan komunikasi antara orang tua dengan anak-anaknya. Seperti yang kita ketahui, komunikasi adalah unsur yang penting dalam menyelesaikan suatu masalah. Para orang tua diharapkan dapat menyampaikan maksud mereka dengan cara yang baik dan bisa diterima dengan anak. Komunikasikan dengan cara yang baik, bukan malah menggunakan paksaan atau kekerasan. Dengan metode yang tidak baik, masalah tersebut tidak akan selesai.

Pada dasarnya, anak-anak yang suka bermain game hanya membutuhkan sesuatu yang dapat membuat mereka menyegarkan otak mereka atau untuk membuat mereka untuk melupakan masalah untuk sementara waktu. Jika orang tua melakukan komunikasi dengan cara yang kurang baik, maka tentunya tidak akan menyelesaikan masalah bahkan akan hanya memperburuk masalah. Beban pikiran anak-anak tersebut malah menjadi lebih berat bagi mereka. Cara yang bisa saya sarankan, mungkin orang tua dari anak tersebut bisa mulai dengan bertanya apakah permainan yang mereka mainkan sekarang bisa dijeda atau tidak, jika tidak maka biarkan mereka menyelesaikan permainannya terlebih dahulu. Jika sudah selesai, cobalah bertanya kepada anaknya, apakah ada hal lain yang dia inginkan selain bermain game? Karena dia sudah bermain game cukup lama dan pola hidupnya sudah mulai tidak sehat. Jika ada maka ajaklah dia untuk melakukan hal yang dia mau. Jika tidak, maka kita bisa mencoba untuk memberikan beberapa usulan hal-hal menarik yang anaknya suka, mungkin dengan mengajak untuk makan, bermain di zona permainan seperti Timezone, bermain di taman, dan lain-lain. Diharapkan dengan hal-hal yang disampaikan diatas, kedepannya permasalahan ini dapat segera teratasi.

Komentar
Posting Komentar